Cara Membagi Peserta ke Breakout Room Berdasarkan Jawaban Poll Zoom

Ingin membagi peserta kelas atau pelatihan berdasarkan minat, tingkat pengalaman, atau topik diskusi? Di Zoom, jawaban poll pilihan tunggal bisa menjadi dasar pembagian ke Breakout Room. Host tidak perlu memilah nama peserta satu per satu, tetapi tetap bisa memeriksa hasil dan memindahkan orang sebelum membuka ruang.

Panduan ini fokus pada pembagian dari hasil poll. Jika Anda baru pertama kali membuat ruang diskusi, baca dulu dasar membuat dan mengelola Breakout Room; cara berikut menambahkan tahapan poll di atasnya.

Sebelum mulai: cek tiga pengaturan

  • Breakout Room dan Meeting Polls/Quizzes harus aktif di pengaturan rapat.
  • Opsi Allow host to create breakout rooms from poll results harus diizinkan untuk akun, grup, atau pengguna Anda.
  • Require answers to be anonymous harus tidak aktif. Zoom perlu mengaitkan jawaban dengan peserta agar dapat menempatkannya ke ruang yang tepat.

Menurut panduan Zoom untuk fitur ini, host memerlukan aplikasi desktop Zoom untuk Windows, macOS, atau Linux versi 5.13.5 atau lebih baru. Periksa versi aplikasi sebelum sesi dimulai. Jika pengaturan tertentu berwarna abu-abu, mungkin pengelola akun atau grup telah menguncinya; hubungi admin, jangan mencoba mengubahnya dari akun peserta.

1. Aktifkan izin pembagian berdasarkan poll

Bila Anda memiliki akses ke pengaturan sendiri, masuk ke portal web Zoom, lalu buka Settings → Meeting → In Meeting (Basic). Aktifkan Meeting Polls/Quizzes, pilih Allow host to create breakout rooms from poll results, dan pastikan pilihan jawaban anonim tidak dicentang. Simpan perubahan jika diminta.

Untuk penggunaan organisasi, admin dapat mengaktifkan pengaturan yang sama dari Account Management → Account Settings → Meeting, atau dari pengaturan grup terkait. Periksa juga bahwa Breakout Room sudah aktif. Bila admin mengunci pengaturan, host tidak bisa mengubahnya sendiri pada level pengguna.

2. Buat satu pertanyaan yang menentukan kelompok

Buka Meetings di portal web Zoom, pilih rapat yang akan dipakai, lalu buka tab Polls/Quizzes. Jika Anda baru menjadwalkan rapat, simpan rapatnya dahulu agar tab tersebut tersedia. Klik + Create, beri nama poll, dan buat pertanyaan bertipe Single Choice (pilihan tunggal).

Contohnya: “Topik mana yang ingin Anda bahas?” dengan pilihan praktik dasar, studi kasus, atau tanya jawab. Setiap pilihan dapat menjadi kelompok diskusi. Hindari pertanyaan yang meminta peserta memilih banyak jawaban sekaligus: Zoom menyatakan pembagian ruang dari hasil poll hanya berlaku untuk pertanyaan pilihan tunggal.

Pada pertanyaan tersebut, nyalakan Create Breakout Rooms. Jika satu poll memuat beberapa pertanyaan, aktifkan sakelar itu pada pertanyaan yang tepat, bukan asal pada poll secara keseluruhan. Pastikan Require answers to be anonymous tetap tidak dicentang, lalu simpan poll agar bisa diluncurkan saat rapat.

3. Jalankan poll saat rapat

Saat semua peserta siap, buka Polls/Quizzes di kontrol rapat. Jika tombolnya tidak langsung terlihat, cari di menu More. Buka poll yang sudah disiapkan dan klik Launch. Beri peserta waktu untuk memilih satu jawaban; bila perlu, jelaskan bahwa jawaban akan digunakan untuk mengelompokkan diskusi.

Setelah respons terkumpul, klik End Poll. Pada jendela hasil poll, pilih Create Breakout Rooms untuk pertanyaan yang tadi diaktifkan. Untuk poll dengan beberapa pertanyaan, pastikan Anda menekan tombol pada hasil pertanyaan yang benar. Jangan buru-buru membuka semua ruang sebelum melihat pembagiannya.

4. Periksa jumlah peserta dan buka ruang

Zoom akan menampilkan jendela pembuatan ruang berdasarkan jawaban. Di sana host dapat mengatur batas jumlah peserta per ruang dan, setelah ruang dibuat, memindahkan atau menukar peserta jika pembagian awal perlu disesuaikan. Klik Create, tinjau penempatan nama peserta, lalu klik Open All Rooms setelah susunannya sesuai.

Peserta yang belum memberi jawaban atau belum mendapat penempatan perlu ditangani secara manual bila mereka akan ikut diskusi kelompok. Zoom menyediakan pilihan Move to dan Exchange untuk merapikan susunan. Untuk kelas, beri instruksi singkat tentang tugas tiap ruang sebelum ruang dibuka; fitur pembagian otomatis tidak menggantikan arahan diskusi dari host.

Misalnya, dalam pelatihan dengan tiga pilihan topik, berikan tugas berbeda untuk masing-masing kelompok sebelum poll dimulai. Setelah poll ditutup, baca komposisi tiap ruang: apakah satu ruang terlalu penuh, apakah ada peserta yang memerlukan pendamping, dan siapa yang belum sempat memilih. Bila satu kelompok terlalu padat, atur jumlah peserta yang diperbolehkan atau pindahkan beberapa peserta sesuai kebutuhan. Cara ini menjaga pembagian tetap berguna untuk diskusi, bukan sekadar mengikuti jumlah suara mentah.

Anda dapat memberi nama ruang sesuai topik pembahasan agar peserta tahu tujuan kelompoknya. Siapkan juga instruksi durasi dan hasil diskusi yang diharapkan. Setelah semua ruang dibuka, host dapat memantau dan mengunjungi ruang bila perlu; jika pembagian awal ternyata kurang cocok, pengelolaan Breakout Room tetap tersedia selama rapat sesuai pengaturan yang diaktifkan.

Jika tombol Create Breakout Rooms tidak muncul

Cek mulai dari pertanyaan poll: apakah tipenya benar-benar Single Choice, sakelar Create Breakout Rooms aktif untuk pertanyaan itu, dan jawaban anonim dimatikan? Lalu periksa apakah fitur polling, Breakout Room, serta izin pembuatan ruang dari hasil poll sudah aktif. Jika pengaturan terkunci, minta admin memeriksanya.

Jika opsi muncul tetapi peserta tidak terbagi seperti harapan, lihat lagi pertanyaan mana yang dipakai, respons yang masuk, dan penempatan nama sebelum mengklik Open All Rooms. Anda tetap bisa mengatur peserta secara manual. Untuk kelas yang ingin mengurangi gangguan visual selama sesi utama, Focus Mode adalah pengaturan berbeda; ia tidak menggantikan poll atau pembagian Breakout Room.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published.